Pekanbaru – Pengurus Pimpinan Wilayah XXV
Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Provinsi Riau
resmi dilantik pada Sabtu (10/01/2026). Kegiatan pelantikan tersebut
berlangsung di Ballroom Dang Merdu, Menara Bank Riau Kepri Syariah, Jalan
Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, dan dimulai pada pukul 09.15 WIB.
Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah
pejabat dan tokoh penting, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik Provinsi Riau H. Boby Rachmat, S.STP., M.Si., AIFO-P, Wali Kota
Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius
Anwar, S.T., M.Arch, Korem 031/Wira Bima yang diwakili Kepala Seksi Perencanaan
Kolonel Dedi Setiadi, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Pendekar Besar
Drs. H. Afnan Hadikusumo.
Turut hadir pula Ketua Umum Pimpinan
Wilayah XXV Tapak Suci Provinsi Riau KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I, Pimpinan
Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau yang diwakili Wakil Ketua Bedarus Muhammad,
Ketua KONI Provinsi Riau Dr. Aryo Akbar, S.H., M.H., Ketua Umum IPSI Provinsi
Riau Rony Samudra, S.H., serta para tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara pelantikan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony, dilanjutkan dengan penampilan tari persembahan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Tapak Suci, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengukuhan Pendekar Kehormatan Tapak Suci yang dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan serta sesi foto bersama.
Acara kemudian dilanjutkan dengan
pembacaan SK Pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah XXV Tapak Suci Putera
Muhammadiyah Provinsi Riau periode 2025–2030, yang diikuti dengan prosesi
pelantikan pengurus dan foto bersama. Setelah itu, Ketua Panitia menyampaikan
laporan pelaksanaan kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, PLT. Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau,
H. Boby Rachmat, menyampaikan sambutan dan arahan. Dalam sambutannya, ia
menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan Pengurus Pimpinan
Wilayah XXV Tapak Suci Provinsi Riau sebagai momentum penting bagi
keberlangsungan organisasi ke depan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau,
saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Amanah ini
menuntut tanggung jawab, kepemimpinan, serta kemampuan mengelola organisasi
secara profesional, karena kepengurusan ini akan memegang peran strategis dalam
lima tahun ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Tapak
Suci memiliki peran yang signifikan dalam kerangka pembangunan daerah,
khususnya dalam pembinaan pemuda dan pengembangan olahraga prestasi. Tapak Suci
tidak hanya dipandang sebagai organisasi pencak silat, tetapi juga sebagai
bagian dari ekosistem pembentukan karakter generasi muda yang sehat, disiplin,
dan berakhlak.
“Riau membutuhkan generasi muda yang
memiliki ketangguhan fisik, ketahanan mental, serta etika dalam berkompetisi.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia yang
menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Riau,” tambahnya.
Ia juga berharap kepengurusan Tapak Suci periode 2025–2030 dapat membawa organisasi ini semakin terhubung dengan sistem olahraga daerah, bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI, serta dunia pendidikan, sehingga proses pembinaan atlet dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Riau, lanjutnya,
membuka ruang kolaborasi bagi organisasi yang dikelola secara tertib, memiliki
program terukur, serta mampu melahirkan prestasi. Ia berharap kepengurusan yang
baru mampu menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta
mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama
Provinsi Riau di tingkat nasional maupun internasional.
Acara pelantikan ditutup pada pukul
11.50 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif. Dengan
dilantiknya Pengurus Pimpinan Wilayah XXV Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Provinsi Riau, diharapkan organisasi ini semakin berkontribusi positif dalam
pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga pencak silat di Provinsi
Riau.