Pemerintah
Provinsi Riau bersama berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan lembaga
kejuangan melaksanakan Dialog Kepahlawanan dalam rangka Pelestarian Jiwa
Semangat dan Nilai Kejuangan 45, bertempat di Aula BPSDM Provinsi Riau, Senin
(29/12/2025).
Dialog ini menjadi ruang refleksi, edukasi, dan penguatan nilai kejuangan, sekaligus mendorong terwujudnya Gedung Juang 45 sebagai Pusat Informasi Kejuangan di Provinsi RiauHadir pada kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau Dr. H. Boby Rachmat, S.STP, M.Si, Pangdam XIX/TT yang diwakili Asisten Teritorial Kolonel Inf. Victor Andhyka Tjokro, S.IP, Ketua DPRD Riau yang diwakili Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau H. Abdul Kosim, SH, Plt. Ketua Umum Dewan Harian Daerah 45 Badan Pembinaan Kejuangan 45 Provinsi Riau Drs. H. Rustam Effendy, Kepala OPD Provinsi Riau atau yang mewakili, tokoh masyarakat (Drs. H. Wan Abu Bakar, Prof. Suardi MS), tokoh adat LAM Riau yang diwakili Amir Hamzah, serta para peserta dialog kepahlawanan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan
dari Plt. Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol dalam
penyampaiannya menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan
hasil perjuangan panjang para pahlawan bangsa. Karena itu, pelestarian nilai
kejuangan 45 seperti persatuan, keberanian, keikhlasan, gotong royong, dan
cinta tanah air menjadi tanggung jawab bersama, terutama dalam menanamkannya
kepada generasi muda.
Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa
gagasan mewujudkan Gedung Juang 45 sebagai pusat informasi
kejuangan di Provinsi Riau merupakan langkah visioner. Gedung
ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga pusat literasi
perjuangan, edukasi publik, dokumentasi sejarah, sekaligus wahana pembinaan
karakter kebangsaan bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Riau menegaskan
bahwa pelestarian nilai kepahlawanan sejalan dengan agenda pembangunan daerah
dalam penguatan sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas. Melalui
forum dialog ini diharapkan lahir gagasan dan rekomendasi konstruktif untuk
memperkuat pelestarian nilai kejuangan 45 di Provinsi Riau.
Kepada generasi muda, disampaikan pesan
agar terus mengisi kemerdekaan dengan prestasi, karya, dan pengabdian terbaik,
serta tetap berpegang pada jati diri bangsa.